Sanggar Seni Lentera Palu



Sanggar Seni Lentera Palu
Bagikan :

Dengan bermodalkan pengalaman, semangat, kemauan, keberanian dan kemampuan, Musa Abdul Kadir, Husen Abdul Kadir, dan Petrus. Mendirikan organisasi seni yang diberi nama Sanggar Seni Lentera(SSL). Tepatnya ditahun 1993. Ketiga pendiri menyatukan idiologi merangkum segala unsur seni baik teater, musik dan seni tari.

“Pengalaman membentuk pendewasaan diri untuk bepikir, berbuat, dan bertindak dalam mengambil keputusan dengan bijak. Pengalaman pula yang menentukan perbedaan ciri khas yang melahirkan teknik dan gaya pemanggungan. Dari pengalaman inilah lahir kekayaan seni yang tumbuh dan berkembang di Kota Palu”, Ungkap salah seorang pendiri sanggar seni ini.

SSL dengan pengalamannya memberanikan diri mengepakkan sayap mengajarkan pengetahuan seni ke tingkat Sekolah Menengah Atas, antara lain SMKN 3, SMKN 2, SMKN 1, SMAN 3 dan SMK Bina Potensi. Serta perekrutan anggota baru yang dianggap berkompoten dibidangnya, yang kemudian dikukuhkan menjadi anggota SSL.
Para anggota baru yang telah dikukuhkan ini, diharapkan yang nantinya mengajarkan kembali bidang kesenian di sekolahnya masing-masing.

“Lahirnya keinginan ini, disebabkan kian maraknya tauran antar sekolah. Maka kami memutuskan untuk terjun langsung di beberapa sekolah yang rawan akan konflik dan mendidik para siswa/siswi mengasa kemampuan daya khayalnya untuk mencipta karya seni. SSL dikenal sebagai dapur seni, yang melahirkan generasi muda yang sebelumnya awam tentang kesenian sampai pada akhirnya mampu untuk mandiri mencari jati diri”, tambah seorang pendiri lainnya.

Beberapa repertoar pertunjukan teater (historiografi) yang pernah diproduksi antara lain :

1999 : “RAJA MAHDIA” karya Irwan Pangeran
2000 : “AUM” karya Putu Wijaya : “WARNA-WARNI” karya Irwan Pangeran
2001 : ”PRAHARA GERILYA” karya Musa : ”DOR” karya Putu Wijaya
2002 : “KEPALA BATU BATU KEPALA” kaya Toto dan Naim, Dj : “BELENGGU AIR” karya Toto : “TAIGANJA” karya Musa : “SANDO” karya Hidayat Lembang
2003 : ”TOMANURU” karya Ria/Musa
2010 : “BOS”Karya M. Noerdianza : “TOPOGENTE” Karya Ashar Yotomaruangi
2011 : “KEHIDUPAN GALILEI” Judul Asli “Leben des Galile” karya Bertolt Brecht. Terjemahan Frans Rahardjo :“DIAM” Judul asli“Le Silence”karya: Jean Murriat. Saduran; Bagdi Soemanto : “I MANGGE MPOBILISI” karya Ashar Yotomaruangi : “TARIAN KATA UNTUK PEMIMPIN” Naskah M.Noerdianza.
2012 : “MALAM JAHANNAM” Naskah Motinggo Boesje : “PANOTO MULI” Naskah M.Noerdianza.
2013 : “KETIKA MATA TERPEJAM” Naskah M.Noerdianza



Galeri

  • Image

Ulasan