Tenun Donggala



Tenun Donggala

wujud karya anak bangsa, produksi lokal Kota Palu. Membuat ragam tenun Donggala dengan berbagai motif terbaru.

Email : info@ideabomba.com Contact Person: 0851-4572-6251

Jl. Setia Budi No.18 Palu - Sulawesi Tengah, 94111

Bagikan :

      Pernahkah Anda mendengar kata Buya Sabe? sarung Donggala? tenun Donggala? Ketiganya adalah satu benda yang sama. Buya Sabe yang artinya Sarung Sutera atau biasa lebih sering disebut Sarung Donggala, yang dalam tradisinya berasal dari kain tenun ikat Donggala atau tenun Donggala.

      Kain tenun yang kemudian dibentuk menjadi sarung ini, merupakan karya budaya yang mengandung makna filosofis yang diwariskan secara turun-temurun sehingga menjadi kebudayaan masyarakat Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Donggala, dan Kota Palu.

      Jika dilihat dari sejarah persebaran tenun di Indonesia, tampak bahwa cara-cara membuat pakaian tenun sudah dikenal oleh manusia Indonesia sejak jaman pra sejarah, walaupun terdapat suatu jangka waktu yang bertahap dan berkembang dalam tehnik pembuatannya.

      Tenun ikat kain Donggala Sulawesi Tengah sebagai salah satu dalam kelompok jaman Hindu Indonesia atau jaman sesudah jaman Hindu Indonesia, yaitu diantara periode abad IV sampai abad XVI sesudah Masehi atau sesudah abad XVI. Sedangkan dalam penerapan pola hiasan garis-garis geometris merupakan pola hiasan yang lebih dulu dikenal pada jaman pra sejarah. Ini terlihat dari hiasan kain tenun ikat lungsi, dimana hiasan geometris itu mempunyai unsur persamaan dengan hiasan-hiasan nekara perunggu kebudayaan Dongson.

Berdasarkan tehnik pembuatan dan corak kainnya, ada 6 jenis kain Donggala, yaitu:

  1. Kain pelekat Garusu dan Buya Cura
  2. Kain Buya Bomba
  3. Kain Buya Subi
  4. Kain kombinasi Bomba dan Subi
  5. Kain Buya Bomba Kota
  6. Kain Buya Awi

Berdasarkan cara pemakaiannya, cara pemakaian sarung Donggala antara lain:

  1. Pakaian pesta untuk orang tua (nobaba)

Satu helai kain sarung dipakai sebagaimana biasa, bagian lipatan kain diselipkan pada salah satu sisi kiri atau kanan. Kain sarung yang selembar lagi dilipat dan dipakai sebagai penutup kepala, pengganti selendang.

  1. Pakaian sehari-hari (no mpejomu)

Dulunya para gadis menggunakannya sehari-hari, bertujuan untuk perlindungan mereka. Jika sedang berjalan seorang diri kain sarung yang sehelai dipakai sebagaimana biasa dan sehelai lagi untuk menutup bagian badan sampai ke muka dan yang tampak hanyalah ujung kaki dan mata, hal ini dilakukan mereka supaya tidak mudah dikenali.

  1. Pakaian duka (no salele)

Kain sarung yang sehelai dipakai sebagaimana biasa dan sehelai lagi dimasukkan ke dalam badan sampai ke dada, sedang ujung sarung ditarik ke atas pundak lalu dipegangi. Pakaian ini juga dilengkapi dengan selendang penutup kepala sebagai tanda berduka cita.

Menurut orang tua dulu, Fungsi kain sarung Donggala seperti juga kain geringsing di Bali, yaitu antara lain dapat menyembuhkan penyakit. Caranya, melalui penggunaan kain tersebut dalam suatu tarian, dimana tarian itu dipertunjukkan untuk menyembuhkan penyakit. Pakaian tari itu dinamakan nobalia.

Sejarah panjang, keunikan serta keragaman yang dilintasi kain tenun Donggala tidak saja mengantarkan karya budaya itu menjadi identitas lokal bernilai tinggi tetapi juga menjadi modal ekonomi dalam menopang kesejahteraan para pelakunya di masa mendatang. Disinilah dibutuhkan berbagai peranan strategis baik pemerintah, pengrajin, hingga pelaku usaha utamanya yang khusus bergerak dibidang industri ini.

Disertai perkembangan teknologi yang semakin pesat dan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, sudah saatnya Tenun Donggala mengalami evolusi fungsi dari sekedar sarung menjadi ragam aksesoris bahkan dapat diaplikasikan ke berbagai media lainnya.

Saat ini di Kota Palu telah hadir sebuah jasa/layanan IDEABOMBA, yang dapat memudahkan Anda dalam mencari berbagai bentuk pengaplikasian tenun donggala dan ragam motif terbarunya. Selengkapnya klik www.ideabomba.com.

 

Untuk pemesanan desain bomba atau tenun Donggala, kunjungi website www.ideabomba.com Office: Jl. Setia Budi No.18 Palu - Sulawesi Tengah, 94111 Email : info@ideabomba.com Contact Person: 0851-4572-6251

 

 

 



Galeri

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

Ulasan